Apartemen yang Nyaman untuk Keluarga dengan Asupan Listrik 24 Jam

Posted on

Apartemen yang Nyaman untuk Keluarga dengan Asupan Listrik 24 Jam

Kolaborasi tiga perusahaan, Trivo Group, Daiwa House, dan JOIN, membentuk satu perusahaan PT Sayana Integra Properti untuk mengembangkan kawasan superblok Sakura Garden City di Cipayung, Jakarta Timur. Daiwa House dan JOIN (Japan Overseas Infrastucture Investment Corporation for Transport and Urban Development), Daiwa House merupakan pengembang asal Jepang yang lebih dari 60 tahun dalam industri real estate, sedangkan JOIN adalah perusahaan swasta dan pemerintahan pertama dan satu-satunya di Jepang yang mengkhususkan diri pada investasi infrastruktur luar negeri. akarta Timur merupakan satu kawasan properti yang paling menarik, selain dekat dengan Ibu Kota, kawasan ini juga memiliki infrastruktur yang sudah baik, dengan dukungan listrik 24 jam membuat apartemen ini semakin menjadi pilihan yang terbaik. Apartemen ini dibekali dengan genset perkins berkapasitas besar yang mampu mensupport listrik di lingkungan apartemen agar penghuninya semakin nyaman untuk tinggal. Genset perkins yang digunakan berkapasitas 2000 kva, yang harga genset perkins nya pun sangat mahal. Pembangunan sarana transportasi seperti LRT yang sedang berjalan akan menjadi daya tarik tersendiri. Terutama menjadi transportasi utama masyarakat dalam beraktivitas.

Di lahan seluas 10 hektar, Sakura Garden City dibangun dengan konsep Eco Friendly (direncanakan 60 persen lahan untuk area hijau). Di lahan tersebut akan dibangun 12 bangunan kondominium (sekitar 5.000 hunian). “Konsep Eco Friendly akan menjadi daya tarik Sakura Garden. Terlebih perusahaan Jepang sangat perhatian terhadap isu lingkungan. Apa yang pernah dibangun di negaranya, akan diadaptasi dalam proyek ini,” jelas Robert Yapari, Direktur Utama PT Trivo Orion Properti. Konsep Eco Friendly yang digagas meliputi peng unaan bahan bangunan ramah lingkungan, dimana perusahaan Jepang sangat konsen terhadap isu ini. Selain itu, penerangan, sirkulasi udara dan matahari dimanfaatkan secara maksimal, sehing a mampu menghemat peng unaan energi. Demikian pemanfaatan ruang terbuka hijau untuk taman-taman yang dapat menjadi area resapan air dan tempat interaksi sesama warga.

“Dengan kemampuan teknologi Jepang, sistem pengelolaan air untuk kebutuhan penghuni akan ramah lingkungan. Terutama untuk pengolahan air limbah rumah tanga maupun air hujan,” ujar Robert. Tidak hanya menghadirkan hunian yang hijau, Sakura Garden akan menyediakan jalur sepeda dan joging track sepanjang 2,5 kilometer. Ini akan bermanfaat bagi penghuni yang menyukai olah raga. Sakura Garden City direncanakan dikembangkan dalam 4 tahap. Tahap 1 dimulai 4 menara apartemen dan ruko dengan total 2.200 unit dan 90 unit ruko. Dalam tahap ini apartemen yang disediakan terdiri dari tipe studio hinga tiga kamar tidur dengan luas mulai 29,9 meter persegi sampai 176 meter persegi. Terdapat juga tipe lof, bagi konsumen yang ingin memiliki dua hunian dalam bentuk bertingkat. Pada tahap 2 akan dikembangkan 4 menara kondominium dengan segmen menengah atas dan tahap 3 apartemen untuk segmen high end. Tahap 4, direncanakan dibangun perkantoran dan hotel berbintang. “Pembangunan dalam 4 tahap tersebut akan dimulai pada 2018 dan selesai keseluruhan pada 2024,” jamin Robert.